Kopi Susu dan Ketenarannya

Kopi Susu dan Ketenarannya

Sebagai penyuka kopi susu, aku sangat kaget ketika melihat kopi susu 1 liter (dalam botol besar) yang sangat laris di kala pandemi ini. Padahal kebanyakan dari kita sudah stay at home atau di rumah aja, mengapa penjualan kopi susu masih tetap tinggi? Banyak kedai kopi yang masih ramai didatangi. Karena keheranan ini, aku pun melakukan riset kecil-kecilan. Apa yang membuat kopi susu tetap tenar?

Kopi Susu Tidak Hanya Sebagai Minuman, Namun Juga Budaya.

Apakah kopi susu yang sedang kekinian ini muncul tiba-tiba dan langsung disukai semua anak muda begitu saja? Tentu tidak! Ada sejarah di balik tren kopi susu ini. Pada abad 17, budaya latte (kopi susu)  lahir di negara Italia. Budaya ini pun terbawa ke negara-negara lainnya dan berlanjut hingga saat ini. Australia, negara dengan budaya ngopi yang sangat kuat, juga mendapatkan budaya latte dari Italia, begitupun Indonesia. Sejak puluhan tahun lalu, orang Indonesia sudah mulai mengenal dan menikmati kopi susu. Biji kopi yang sudah disangrai menjadi kopi bubuk diseduh dengan penambahan gula dan susu kental manis. Alhasil, budaya minum kopi susu sudah dilakukan oleh kakek-nenek kita sejak dulu.

Resep kopi susu pada zaman dulu diberi sedikit inovasi pada zaman sekarang. Kopi susu yang dijual di kedai kopi modern tidak lagi menggunakan susu kental manis, melainkan menggunakan susu UHT (susu cair yang diproses secara Ultra High Temperature). Selain penggunaan susu, kopi susu kekinian juga berinovasi pada penggunaan gula. Banyak yang mengganti gula pasir menjadi gula aren / gula rasa vanilla / caramel / hazelnut. Dengan beragamnya rasa dan varian kopi, para milenial pun semakin bisa menikmati minuman kopi sambil menghabiskan waktu kongkow bersama teman.  

Ingin Produktif? Kopi solusinya.

Kamu punya banyak agenda yang harus diselesaikan hari ini? Tapi kamu merasa mager dan ga mood? Kopi bisa menjadi solusi untuk membuat diri produktif. Menurut kopikeliling.com, 63% dari penduduk Amerika Serikat mengonsumsi kopi di pagi hari. Berdasarkan pengalamanku berdinamika dengan beberapa native dari Amerika, hari terasa tidak lengkap bagi mereka bila tidak memulainya dengan minum kopi. Bahkan, beberapa native ini membeli dua gelas kopi dan diminum sekaligus. Sebenarnya, ada apa dengan kopi dan tubuh kita? Kapan waktu yang paling pas untuk membuat kopi bermanfaat untuk kita yang sedang ingin produktif?

Jadi, tubuh manusia akan mengalami proses caffeinate secara alami pada waktu tertentu dengan menggunakan kortisol, yang adalah hormon steroid yang diproduksi tubuh manusia ketika stres dan kadar gula darah rendah. Kortisol paling banyak diproduksi pada pukul 7 pagi, 12 siang, dan 6 sore. Apabila kamu meminum kopi pada saat kortisol sedang banyak diproduksi tubuh, efek kopi menjadi tidak maksimal. Oleh karena itu, kopi paling pas diminum saat proses kortisol sedang tidak di puncak, yaitu sekitar jam 9.30-11.30 pagi dan jam 13.30-17.00 sore. Sudah tahu kan rahasia jadi produktif dengan minum kopi? Sekarang kita jadi tahu dan tidak heran lagi mengapa tren minum kopi susu bisa setenar itu di kota-kota besar. Tentu saja karena orang-orang di kota besar dituntut untuk produktif bekerja dan beraktivitas, sehingga kopi susu menjadi senjata ampuh mereka.

Kopi Susu Murah ada Dimana-Mana.

Alasan terakhir mengapa kopi susu menjadi tren saat ini adalah karena dapat dibeli di mana saja dengan harga yang terjangkau. Coba sebutkan merk kopi susu kekinian yang dijual dengan harga belasan ribu. Ada Kopi Kenangan, Kopi Tuku, Janji Jiwa, Lain Hati, Point Cafe, Family Mart, Lokale (di kota Pontianak) dan banyak lagi. Ga habis deh nyebutinnya! Kalau dulu budaya minum kopi susu hanya bisa dinikmati di cafe mahal seperti Starbucks, J.Co, dan teman-temannya, sekarang ngopi sambil nongkrong dapat dilakukan di mana saja tanpa menguras isi dompet. 


Kamu sendiri suka minum kopi susu karena alasan yang mana nih? Demikian riset kecil-kecilanku tentang ketenaran kopi susu. Jangan lupa memulai hari dengan minum kopi susu (secukupnya) ya! 


Sumber: 
https://www.authenticity.id/read/tren-kopi-susu-kian-digandrungi-dan-janjikan-peluang-
https://kopikeliling.com/lifestyle/kopi-dan-produktivitas-mitos-atau-fakta.html

Comments

  1. Kopi susu enaakkk,kegemaranku...

    ReplyDelete
  2. kalau aku gak kuat minum kopi lambungnya, tp kalau dicampur susu masih bisa

    ReplyDelete
  3. Supaya bikin semangat. Lagi lesu, ga tau mau ngapain, mood ga bagus, trus ngopi, itu berasa loh bedanya. Jd LBH semangat, otak tiba2 ga mampet, dan naikin mood banget. Mungkin aku udh nyandu , tp aku yakin selama kita minum masih sesuai Ama takaran, masih okelah. Toh aku ngopi cm sekali sehari. Ga pernah lebih. Kan ada tuh yg sehari bisa lebih dari 4x :p.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Makna Lagu: Kenangan Manis oleh Pamungkas

Makna Lagu: Untuk Hati yang Terluka oleh Isyana Sarasvati

Makna Lagu: Manusia Kuat oleh Tulus