Makna Lagu: Untuk Hati yang Terluka oleh Isyana Sarasvati

Untuk hati yang terluka, tenanglah kau tak sendiri
Untuk jiwa yang teriris tenang ku kan temani
Hidup itu sandiwara, yang nyata ternyata delusi
Terlarut posesi berujung kau gila sendiri

Lirik lagu yang penuh makna ya? Aku percaya banyak di antara kita yang merasa terwakili dengan lirik tersebut. Namanya manusia pasti tidak terlepas dari jatuh bangun kehidupan, dan seringkali aku mendengar orang-orang bilang "ga boleh sedih, harus semangat" yang menurutku kurang tepat. Jujur, aku senang banget pas lagu ini dirilis. Lagu ini jadi lagu yang ku putar terus sepanjang hari. Untuk pertama kalinya, aku merasa bahwa bersedih tidak lagi menjadi hal yang aneh, yang harus dihindari, sampai hampir semua orang selalu bilang "jangan sedih ya" padahal sedih bisa datang kapan saja terlebih ketika memang ada hal yang membuat hati terluka. Coba kita lihat lirik selanjutnya:

Jika kau tak dapatkan yang kau impikan, bukan berarti kau telah usai
Jika kau tak dapatkan yang kau impikan, bukan berarti kau telah usai

Biarkan kegelapanmu menemukan titik terang baru
Pasukanmu kan kembali memelukmu yang baru

Bagian lagu ini memiliki arti personal untukku, terutama ketika aku berada di fase quarter life crisis beberapa waktu lalu. Fase quarter life crisis membuatku bertanya-tanya apa yang sesungguhnya ingin ku capai, apa yang menjadi life goal-ku (tujuan hidupku), mengapa aku begini-begini saja. Ditambah lagi, semakin bertambah usia, orang-orang yang ada di sekelilingku punya kesibukan masing-masing yang terkadang membuatku merasa "aku tidak punya siapa-siapa". Lewat bagian dari lirik lagu tersebut, aku jadi sadar kalau kegelapan yang aku alami ini, aku jugalah yang harus menemukan titik terang itu. Ambil waktu sendiri, mendekatkan diri dengan Bapa, banyak membaca, mengembangkan diri dan merenung, hingga rasa quarter life crisis itu hilang dengan sendirinya karena tergantikan dengan kesibukan. Pada akhirnya, pasukan yang Isyana maksud sebagai orang-orang terdekat kita akan datang lagi dan membuka tangan untuk diriku yang sudah lebih bisa berpikiran positif.

Sumber: Sonora.id


Hari-harimu berarti
Jangan pikirkan yang kemarin
Biarlah dia hangus terbakar sirna ambisi

Potongan lirik di atas adalah bagian terpenting dari lagu ini yang menguatkanku. Apakah ada yang pernah merasa sangat down sampai merasa ingin menyudahi semuanya saja? Atau ingin menyerah dengan mimpi dan ikut arus saja? Bila ada, kita bisa terus mengulang lirik lagu ini : Hari-harimu berarti, jangan pikirkan yang kemarin. Yang berlalu biarlah berlalu - sudah terlanjur terjadi dan tidak bisa mengulang waktu. Masih ada hari esok yang baru. Ekspektasi yang tidak tercapai biarlah jadi kenangan dan pelajaran, biarlah dia hangus terbakar oleh ambisi atau tekad baru kita.

Menurut Sonora.id, Isyana sendiri menciptakan lagu ini saat dirinya sedang terpuruk. Meskipun lagu Untuk Hati yang Terluka ciptaannya ini terdengar pelan dan mendayu, dia menyisipkan lirik semangat. Tidak apa-apa berada di dalam kegelapan untuk sejenak. Tidak apa-apa jika kita tidak meraih apa yang kita impikan, tapi ingatlah untuk bangkit lagi, karena hari-hari kita berarti dan kita belum usai. This too, shall pass.

Comments

  1. Pertama kali denger lagu ini dari Chindy... This song always be my fav song especially when I feel really down.. I feel it the way you do :) ketika kesendirian dan kesedihan bisa kita positif kan, kita kan lebih kuat setelahnya. Keep inspiring 💚

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Berkarya Walau di Rumah Aja - Gimana Caranya?

Pelajaran Berharga Selama 7 Tahun Merantau

Kuliah Jurusan Bahasa - Mau Jadi Apa?