Posts

Showing posts from 2020

Pelajaran Berharga Selama 7 Tahun Merantau

Image
Pelajaran Berharga Selama 7 Tahun Merantau
Kisah merantauku dimulai saat aku kuliah S1. Usiaku saat itu 17 tahun. Apakah aku ingin merantau? Sejujurnya tidak terlalu. Sebagai anak bungsu dari 3 bersaudara, aku ingin tinggal di rumah saja, menemani kedua orangtuaku. Namun, orang tuaku punya mindset atau pemikiran yang berbeda. Karena kedua kakakku kuliah di perantauan, orang tuaku juga mendorongku untuk kuliah di luar kota. Orang tuaku melakukan riset terlebih dulu. Mereka memberitahuku kalau aku ingin mengambil jurusan bahasa Inggris, Universitas Sanata Dharma di Yogyakarta adalah tempat terbaik untuk belajar Sastra Inggris. Alhasil, aku pun merantau ke kota pelajar, kota Yogyakarta.

Bila orang tua pada umumnya mendorong anaknya untuk kuliah di dalam kota agar tidak terpisah oleh jarak, orang tuaku punya mindset sebaliknya. Merantau akan mengajarkan kalian hidup mandiri dan hidup apa adanya. Dan benar sekali! Jauh dari orang tua (secara jarak) membuatku belajar banyak hal. Agustus 201…

Menerima Kritik dengan Lapang Dada - Gimana Caranya?

Image
Menerima Kritik dengan Lapang Dada - Gimana Caranya?
Ada sebuah artikel yang cukup mengejutkan bagiku. Artikel tersebut diterbitkan di bbc.com dengan judul Kenapa kita susah menerima kritik, yang baik maupun yang buruk. Setelah membaca artikel tersebut, aku tergugah dengan beberapa hal. Ternyata, menerima kritik bukanlah hal yang mudah bagi manusia. Tak heran, rasa tersinggung sering dirasakan oleh orang-orang yang menerima kritik. Siapapun pemberi kritik, baik anggota keluarga atau rekan kerja, beberapa orang sering tidak terima dan cenderung marah. Bagaimana dengan diriku sendiri? Apakah aku adalah orang yang mampu menerima kritik? Sebagai pribadi yang jujur, jawabanku adalah: tergantung kritiknya apakah sesuai dengan fakta dan bagaimana penyampaiannya. Hari ini aku baru saja bertukar pikiran dengan seorang teman yang sempat terluka oleh ucapanku. Setelah kami saling jujur dan dia memberi kritik padaku, aku pun merenungkan hal ini: menerima kritik dengan lapang dada ternyata bukan h…

4 Rekomendasi Podcast Indonesia yang Menginspirasi

Image
4 Rekomendasi Podcast Indonesia yang Menginspirasi Di tahun 2020, siapa yang tidak mengenal podcast? Podcast menjadi pilihan alternatif bagi para anak muda saat ini untuk mengisi waktu kosong mereka. Untuk yang belum tahu definisinya, podcast adalah rekaman audio yang diunggah dan dapat didengarkan oleh banyak orang. Kamu bisa mengakses podcast di aplikasi Spotify, Soundcloud, Anchor, Noice, dan lainnya.

Saat ini aku sangat menikmati mendengarkan podcast karena ada banyak hal baru dan menginspirasi yang dapat ku pelajari dari orang lain. Medengarkan podcast seperti mendengarkan radio. Bedanya adalah ada topik tertentu yang dibahas secara konsisten. Yuk kita langsung simak 4 rekomendasi Podcast Indonesia yang menginspirasi menurut ChindyCerita.

1. Asumsi Bersuara Mungkin ada di antara kalian yang tidak asing dengan media asumsi.co. Asumsi sendiri didirikan oleh Pangeran Siahaan dan Iman Sjafei pada tahun 2015 di Youtube yang kemudian berkembang menjadi media terpercaya bagi kawula muda …

Manfaat Memiliki Hewan Peliharaan di Rumah

Image
Manfaat Memiliki Hewan Peliharaan di Rumah Siapa sih yang tidak gemas dengan kelucuan hewan peliharaan seperti kucing, anjing, hamster, kelinci, dan yang lainnya? Rasa sayang kita kepada hewan peliharaan (atau istilah kekiniannya: anak bulu) sudah seperti rasa sayang kepada orang-orang terdekat. Meski saat ini aku masih nomaden dan belum menetap di suatu kota, aku sangat bersyukur karena bisa menyayangi seekor kucing yang setiap harinya mampir ke kamar kecilku. Sejak masa pandemi dan harus di rumah aja, aku semakin dekat dengan kucing ini. Banyak manfaat yang aku dapatkan dari kehadirannya, yaitu:

1. Belajar Menyayangi Tanpa Pamrih Saat bangun tidur, ada anak bulu yang memanggil kita dengan muka cerianyaidur. Saat berangkat kerja, dia mengantar ke pintu, bahkan ingin lebih jauh bila diperbolehkan. Saat kita pulang kerja dan membuka pintu rumah, ekspresi sumringahnya pun tampak. Tak lupa dia minta dielus karena dia kangen setelah ditinggal seharian. Setelah makan malam dan saatnya santa…

Rehat Sejenak

Image
Rehat Sejenak Pernahkah kamu merasa lelah? Lelah dengan situasi? Lelah dengan kerjaan tanpa henti? Lelah dengan tuntutan sana-sini? Lelah dengan persepsi orang-orang di sekitar? Atau... lelah dengan pikiran diri sendiri yang bergemuruh di malam hari? Coba dengar lagu Rehat dari Kunto Aji. Semua lirik yang tertuang di dalam lagu ini bisa menenangkan hatimu yang sedang lelah.


Tenangkan hati, semua hati ini bukan salahmu.
Jangan berhenti, yang kau takutkan takkan terjadi. Dua kalimat lirik tersebut bisa menjadi mantra saat kamu sedang berada di titik terendah. Baik di saat kamu ditinggalkan oleh yang terkasih, ketika orang-orang terdekat menjauh, ketika impian belum tercapai, ketika realita tidak sesuai ekspektasi, atau apapun trigger yang memancingmu untuk bersedih. Rehatlah sejenak. Ada beberapa hal yang perlu kamu kurangi - atau kamu rehatkan sejenak - demi kesehatan mentalmu.

1. Rehat dari Menyalahkan Diri Sendiri Seorang teman dekat berbagi cerita cintanya denganku. Dia dan pacarny…

3 Tips Mengelola Keuangan di Kala Pandemi

Image
3 Tips Mengelola Keuangan di Kala Pandemi Siapa sangka 2020 akan menjadi tahun yang berat bagi kita semua? Mulai dari banjir ibu kota tanggal 1 Januari hingga pandemi Covid 19 di bulan Maret - Mei 2020 ini. Membicarakan topik ini cukup sulit bagiku. Karena ada banyak cases berbeda yang tidak bisa aku bahas secara umum. Ada yang kehilangan pemasukan (baik di-PHK, dirumahkan atau pengurangan gaji). Ada beberapa usaha yang gulung tikar. Ada yang mulai stres karena pengeluaran tetap jalan tapi pemasukan tidak jelas. Hmm, benar-benar momen yang membingungkan ya.

Namun, selalu ada cara ketika kita mau berusaha. Memang terdengar easier said than done ya (lebih mudah diomongkan dibandingkan dilakukan), tapi bukan tidak mungkin kok. Kalau ada tekad kuat dan perencanaan yang baik, keuangan tetap bisa kita kelola. Yuk simak 3 tips sederhana yang sudah ku praktekkan selama pandemi ini, yakni: 

1. Menabung dan Menabung Menabung adalah prinsip utama setiap kali aku mendapatkan penghasilan. Mulai d…

Perjalanan Menjadi Seorang Vegetarian - Part 2

Image
Perjalanan Menjadi Seorang Vegetarian Part 2 Memiliki Kesadaran Penuh akan Apa yang Aku Makan 

Terima kasih untuk yang sudah mampir di Perjalanan Menjadi Seorang Vegetarian - Part 1.
Terima kasih untuk waktunya! Saat menulis Part 1, aku tahu kalau tulisanku tidak akan bisa menjangkau banyak orang karena "topik tentang vegetarian itu membosankan, Chin!YOLO gitu lhooo -You Only Live Once.Kalau bisa menikmati hidup dengan makan apa aja yang enak, mengapa harus makan sayur aja?" Tenang tenang... Tulisan ini tidak akan membahas pengorbanan para binatang yang kita makan atau keadilan bagi para binatang - a big No - karena hal-hal tersebut bukan kapasitasku. Aku hanya akan berbagi mengenai pentingnya menyadari penuh apa yang kita makan dengan menyederhanakan ilmu yang aku dapat dari seminar Eating with Impact. Percayalah, setelah membaca artikel ini, kamu tetap bisa makan daging.

Fakta atau Mitos: Harus Makan Daging untuk Asupan Protein Narasumber utama di seminar itu, Dr. Susianto…

Perjalanan Menjadi Seorang Vegetarian - Part 1

Image
Perjalanan Menjadi Seorang Vegetarian Part 1 Awal Cerita Menjadi Vegetarian 1 Desember 2019 adalah tanggal yang akan selalu ku ingat sepanjang hidupku. Aku ingat sekali hari itu adalah hari Minggu. Hari yang mengingatkan semua umat Kristiani untuk beribadah ke gereja. Hari itu, aku ibadah jam 10.30, dan sepulang ibadah, aku makan siang bersama sahabatku di KFC seberang Plaza Indonesia, Jakarta. Kebetulan, aku memang sedang ingin menghadiri acara di Plaza Indonesia - ALIVE Fest 2019, suatu acara tahunan yangberfokus pada Pola Hidup Sehat, Meditasi, dan Hubungan yang Sehat. Para tamu yang datang harus membayar Rp 300.000,- untuk tiket masuk. Beruntung sekali aku bisa mendapatkan tiket gratis dari teman kantorku.

Sesampainya di tempat, aku dan sahabatku langsung masuk ke ballroom, dan ruangannya sesak sekali. Aku ga menyangka akan seramai itu! Entah apa yang dicari orang-orang ini. Begitulah pikiranku. Awalnya tujuan utamaku adalah menghadiri seminar tentang Relationship yang mulai puku…

Kuliah Jurusan Bahasa - Mau Jadi Apa?

Image
"Kamu ambil jurusan bahasa? Kamu mau jadi apa?" Pertanyaan itu tidak hanya ditanyakan satu-dua kali kepadaku. Mulai dari 6 bulan sebelum aku masuk perkuliahan hingga 1 tahun ketika aku sudah lulus dan bekerja. Pertanyaan itu tak luput ditanyakan orang-orang di sekitarku. Sebelum aku masuk kuliah, aku menjawab kalau aku ingin menjadi seorang guru Bahasa Inggris. Saat di masa kuliah, impian karirku sedikit berubah yaitu menjadi seorang Public Relation hotel. Saat hampir lulus dan mendapat kesempatan untuk mengikuti suatu acara Teacher Training yang diadakan oleh Embassy of United States, aku kembali mengubah cita-cita karirku untuk menjadi seorang dosen. Namun... Setelah lulus kuliah dan berkarir, aku menjadi seorang Konsultan Pendidikan.

Dari cerita perjalanan hidupku yang singkat tersebut, kelihatan kan ada beragam karir yang bisa dipilih? Tentu saja! Kenapa bisa begitu? Karena ada banyak kemampuan yang bisa kamu dapatkan dari kuliah jurusan Sastra Inggris. Beberapa kemampu…

Makna Lagu: Untuk Hati yang Terluka oleh Isyana Sarasvati

Image
Untuk hati yang terluka, tenanglah kau tak sendiri Untuk jiwa yang teriris tenang ku kan temani Hidup itu sandiwara, yang nyata ternyata delusi Terlarut posesi berujung kau gila sendiri
Lirik lagu yang penuh makna ya? Aku percaya banyak di antara kita yang merasa terwakili dengan lirik tersebut. Namanya manusia pasti tidak terlepas dari jatuh bangun kehidupan, dan seringkali aku mendengar orang-orang bilang "ga boleh sedih, harus semangat" yang menurutku kurang tepat. Jujur, aku senang banget pas lagu ini dirilis. Lagu ini jadi lagu yang ku putar terus sepanjang hari. Untuk pertama kalinya, aku merasa bahwa bersedih tidak lagi menjadi hal yang aneh, yang harus dihindari, sampai hampir semua orang selalu bilang "jangan sedih ya" padahal sedih bisa datang kapan saja terlebih ketika memang ada hal yang membuat hati terluka. Coba kita lihat lirik selanjutnya:
Jika kau tak dapatkan yang kau impikan, bukan berarti kau telah usai Jika kau tak dapatkan yang kau impikan, bukan b…

Sudut Pandang Orang Tua dan Anak dalam Memilih Jurusan Kuliah

Image
Orang tua dan anak seringkali mengalami perselisihan pendapat dalam berbagai aspek, mulai dari hal sehari-hari seperti: hari ini mama mau masak tumis buncis tapi anak mau makan nasi goreng, orang tua mau belanja di Department Store tapi anak mau main ke Fun World, sampai ke hal-hal serius: anak mau ambil les drum tapi orang tua bilang mau jadi apa dan akhirnya kasih les matematika, atau orang tua mau anak ambil jurusan Arsitektur biar jadi orang sukses dan kaya tapi anak mau jurusan Seni Lukis karena dia jago gambar dan punya cita-cita jadi pelukis profesional.

Sesuai dengan judul tulisan hari ini tentang memilih jurusan kuliah, aku akan mencoba menilik dari dua sudut pandang: orang tua dan anak. Aku percaya ada banyak orang tua yang mendukung minat anak. Namun, dari pengalamanku bekerja sebagai Education Counsellor, banyak pula anak yang tidak bisa memilih jurusan yang mereka mau. Bukan mereka tidak bisa bersuara, ada beberapa yang sudah menyuarakan keinginan, tetapi tidak digubris o…

Berkarya Walau di Rumah Aja - Gimana Caranya?

Image
Berkarya Walau di Rumah Aja Tidak terasa ya sudah 1 bulan sejak kita semua harus membatasi diri dari dunia luar dengan tetap #DiRumahAja. Oops, bagiku tidak terasa, tapi bagi kamu, mungkin sudah terasa sangat lama ya? Mungkin kamu mulai merasa gerah, resah, bosan, dan bimbang. Wajar bila perasaan-perasaan itu muncul di masa pandemi ini, karena semuanya begitu tiba-tiba dan kita tidak diberikan waktu untuk mempersiapkan diri. Sebagai makhluk sosial yang terbiasa menjalani rutinitas belajar dan bekerja di luar rumah, keharusan untuk #DiRumahAja bisa membawa beban tersendiri bagi masing-masing pribadi.

Semua perasaan negatif dengan sendirinya datang. Tidak sedikit yang bercerita di platform media sosial tentang rasa bosan dan stres yang menghampiri. Sampai kapan harus berdiam di rumah? Kapan ya bisa ke mall lagi sama keluarga? Aku rindu hang out (kumpul) sama teman-temanku. Aku udah liatin story teman-temanku sampai habis, nonton semua film bagus di Netflix, aku harus ngapain lagi? adala…

Mendengar atau Mendengarkan?

Image
Setelah off lama dari menulis, akhirnya aku kembali lagi! Yippie! Semoga kamu bisa mendapatkan sesuatu dari tulisan ini ya...

Aku kembali menulis lagi dengan membawa satu keresahan: mendengarkan tak semudah yang dibayangkan. Aku kerap kali menjadi pendengar bagi orang lain. Tapi, ketika ada orang yang sedang mencurahkan isi hatinya padaku, aku sering tidak sadar tentang hal ini: apakah aku mendengar atau mendengarkan? Dua kata yang serupa tapi tak sama. 



Menjadi pendengar itu mudah. Orang lain berbicara, aku mendengar. Tapi, sepuluh menit kemudian, aku mungkin tidak ingat apa yang orang itu katakan tadi. Atau, aku masih ingat, tapi aku merasa hal tersebut tidak penting bagiku. Mendengar adalah aktivitas yang dilakukan sambil lalu, masuk ke telinga kiri, mantul dan keluar lagi dari telinga kiri. Sedangkan, mendengarkan membutuhkan teknik yang lebih rumit dan jam terbang yang tinggi. Saat aku mendengarkan apa yang dikatakan orang lain, aku menghidupkan emosiku, perasaanku, dan juga kemamp…